Senin, 14 Februari 2011

Hubungan antara Teknologi dengan Al Qur’an.



Ilmu dalam Al Quran tidak bebas nilai, karena ilmu selalu dikaitkan dengan Allah. Oleh sebab itu teknologi sebagai produk ilmu tidak bebas nilai (QS Al-Mujadilah 58 : 11).
“Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat”.


Islam mendorong orang untuk melakukan penelitian dalam rangka menciptakan produk teknologi, namun produk teknologi harus memenuhi syarat. (QS Al-Ghosyiyah 88 : 17-20).
 “ Maka Apakah mereka tidak memperhatikan unta bagaimana Dia diciptakan, Dan langit, bagaimana ia ditinggikan?Dan gunung-gunung bagaimana ia ditegakkan?Dan bumi bagaimana ia dihamparkan?”

Manusia adalah khalifah (QS. An-Nuur 24 : 55)
“ Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh- sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. mereka tetap menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan aku. dan Barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, Maka mereka Itulah orang-orang yang fasik.” 

dan (QS. Al-Baqarah 2 : 30)
“Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada Para Malaikat: "Sesungguhnya aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi." mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, Padahal Kami Senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui."

dan (QS. Al-An’am 6 : 165)
“Dan Dia lah yang menjadikan kamu penguasa-penguasa di bumi dan Dia meninggikan sebahagian kamu atas sebahagian (yang lain) beberapa derajat, untuk mengujimu tentang apa yang diberikan-Nya kepadamu. Sesungguhnya Tuhanmu Amat cepat siksaan-Nya dan Sesungguhnya Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Dan kepada-Nya tunduk segala yang ada di alam semesta (QS. Al-Hajj 22:18 )

“Apakah kamu tiada mengetahui, bahwa kepada Allah bersujud apa yang ada di langit, di bumi, matahari, bulan, bintang, gunung, pohon-pohonan, binatang-binatang yang melata dan sebagian besar daripada manusia? dan banyak di antara manusia yang telah ditetapkan azab atasnya. dan Barangsiapa yang dihinakan Allah Maka tidak seorangpun yang memuliakannya. Sesungguhnya Allah berbuat apa yang Dia kehendaki.”

dan (QS. Al-Isra’ 17 : 44)
“Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.”

dan (QS. An-Nahl 16 : 49)
“Dan kepada Allah sajalah bersujud segala apa yang berada di langit dan semua makhluk yang melata di bumi dan (juga) Para ma]aikat, sedang mereka (malaikat) tidak menyombongkan diri.”

dan (QS. An-Nur 24 : 41)
“Tidaklah kamu tahu bahwasanya Allah: kepada-Nya bertasbih apa yang di langit dan di bumi dan (juga) burung dengan mengembangkan sayapnya. masing-masing telah mengetahui (cara) sembahyang dan tasbihnya, dan Allah Maha mengetahui apa yang mereka kerjakan.”

dan (QS. Ar-Rum 30 : 26)
“Dan kepunyaan-Nyalah siapa saja yang ada di langit dan di bumi. semuanya hanya kepada-Nya tunduk.”

Dan (QS. Al-Rahman 55:6 )
 “Dan tumbuh-tumbuhan dan pohon-pohonan Kedua-duanya tunduk kepada nya.”





Sumber daya alam bermanfaat untuk kesejahteraan manusia. (QS. Shad 38 : 36-37)
 “Kemudian Kami tundukkan kepadanya angin yang berhembus dengan baik menurut ke mana saja yang dikehendakiNya, dan (kami tundukkan pula kepadanya) syaitan-syaitan semuanya ahli bangunan dan penyelam.”


Oleh karena itu,  manusia harus mengembangkan teknologi dengan memanfaatkan anugerah Allah berupa potensi. (QS. Hud 11 : 61)
”Dan kepada Tsamud (kami utus) saudara mereka shaleh. Shaleh berkata: "Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada bagimu Tuhan selain Dia. Dia telah menciptakan kamu dari bumi (tanah) dan menjadikan kamu pemakmurnya, karena itu mohonlah ampunan-Nya, kemudian bertobatlah kepada-Nya, Sesungguhnya Tuhanku Amat dekat (rahmat-Nya) lagi memperkenankan (doa hamba-Nya)."

dan (QS. Al-Ahzab 33 : 72)
”Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, Maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu Amat zalim dan Amat bodoh”.

dan Hadits Nabi
1 - عن أنس رضي الله عنه، قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : " ما من مسلم يغرس غرسا أو يزرع زرعا فيأكل منه طير أو إنسان أو بهيمة إلا كان له صدقة " (متفق عليه)
“Tidak seorang muslimpun yang menanam tanaman/pohon, kemudian burung, manusia, dan binatang memakannya kecuali itu adalah shadaqoh baginya”.

2 - قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : " إن الدنيا خلوة حضرة وإن الله مستخلفكم فيها فناطر كيف تعملون " وفى رواية " لينظر كيف تعملون " الترمذى و ابن ماجه
“Sungguh dunia indah dan hijau, dan sungguh Allah menjadikan kalian khalifahnya, maka perhatikan bagaimana kalian memanfaatkan/memperlakukan.


Alam raya dan fenomenanya Al Qur’an dan ABV 5.6 tentang  penundukan alam.



Ketika berbicara tentang alam raya dan fenomenanya Al Quran selalu mengaitkan dengan kebesaran dan kekuasan Allah serta kehebatan Allah Swt.(QS. An-Nahl 16 : 65, 67, 69, 79)

“Dan Allah menurunkan dari langit air (hujan) dan dengan air itu dihidupkan-Nya bumi sesudah matinya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang mendengarkan (pelajaran).”
(QS. An-Nahl 16:65)

   Dan dari buah korma dan anggur, kamu buat minimuman yang memabukkan dan rezki yang baik. Sesunggguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang memikirkan.” (QS. An-Nahl: 16:67)
“Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.”(QS. An-Nahl 16:69)

“Tidakkah mereka memperhatikan burung-burung yang dimudahkan terbang diangkasa bebas. tidak ada yang menahannya selain daripada Allah. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang beriman.” (QS. An-Nahl 16:79)

dan (QS. Ar-Rum 30 : 20-25)
“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan kamu dari tanah, kemudian tiba-tiba kamu (menjadi) manusia yang berkembang biak “.
“ Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir “.
“ Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah menciptakan langit dan bumi dan berlain-lainan bahasamu dan warna kulitmu. Sesungguhnya pada yang demikan itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang mengetahui “.
“ Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah tidurmu di waktu malam dan siang hari dan usahamu mencari sebagian dari karuniaNya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mendengarkan “.
“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya, Dia memperlihatkan kepadamu kilat untuk (menimbulkan) ketakutan dan harapan, dan Dia menurunkan hujan dari langit, lalu menghidupkan bumi dengan air itu sesudah matinya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mempergunakan akalnya “.
“ Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah berdirinya langit dan bumi dengan iradat-Nya. kemudian apabila Dia memanggil kamu sekali panggil dari bumi, seketika itu (juga) kamu keluar (dari kubur)”.

dan (QS. Al-Jatsiyah 45 : 3, 4, 5, 13)
“Sesungguhnya pada langit dan bumi benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) untuk orang-orang yang beriman.” (QS. Al-Jatsiyah 45:3)

  
“Dan pada penciptakan kamu dan pada binatang-binatang yang melata yang bertebaran (di muka bumi) terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) untuk kaum yang meyakini,” (QS. Al-Jatsiyah 45:4)


“Dan pada pergantian malam dan siang dan hujan yang diturunkan Allah dari langit lalu dihidupkan-Nya dengan air hujan itu bumi sesudah matinya; dan pada perkisaran angin terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berakal.” (QS. Al-Jatsiyah 45:5)


“Dan Dia telah menundukkan untukmu apa yang di langit dan apa yang di bumi semuanya, (sebagai rahmat) daripada-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berfikir.” (QS. Al-Jatsiyah 45:13)


Dan (QS. Ar-Ra’d 13 : 3, 4, 15)
“Dan Dia-lah Tuhan yang membentangkan bumi dan menjadikan gunung-gunung dan sungai-sungai padanya. dan menjadikan padanya semua buah-buahan berpasang-pasangan, Allah menutupkan malam kepada siang. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan.” (QS. Ar-Ra’d 13: 3)

“Dan di bumi ini terdapat bagian-bagian yang berdampingan, dan kebun-kebun anggur, tanaman-tanaman dan pohon korma yang bercabang dan yang tidak bercabang, disirami dengan air yang sama. Kami melebihkan sebahagian tanam-tanaman itu atas sebahagian yang lain tentang rasanya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berfikir.” (QS. Ar-Ra’d 13: 4)


“Hanya kepada Allah-lah sujud (patuh) segala apa yang di langit dan di bumi, baik dengan kemauan sendiri ataupun terpaksa (dan sujud pula) bayang-bayangnya di waktu pagi dan petang hari.” (QS. Ar-Ra’d 13: 15)



Allah menundukkan alam untuk kemaslahatan manusia (QS. Shad 38 : 36-37)
“Kemudian Kami tundukkan kepadanya angin yang berhembus dengan baik menurut ke mana saja yang dikehendakiNya, dan (kami tundukkan pula kepadanya) syaitan-syaitan semuanya ahli bangunan dan penyelam””



dan (QS. Luqman 31 : 20)
“Tidakkah kamu perhatikan Sesungguhnya Allah telah menundukkan untuk (kepentingan)mu apa yang di langit dan apa yang di bumi dan menyempurnakan untukmu nikmat-Nya lahir dan batin. dan di antara manusia ada yang membantah tentang (keesaan) Allah tanpa ilmu pengetahuan atau petunjuk dan tanpa kitab yang memberi penerangan.”


Penundukan alam terlaksana:
1) Melalui hukum-hukum yang ditetapkan Allah
(a) Segala sesuatu di alam raya memiliki ciri-ciri dan hukumnya yang
  diketahui oleh manusia QS. Al-Baqarah 2 : 31
”Dan Dia mengajarkan kepada Adam Nama-nama (benda-benda) seluruhnya, kemudian mengemukakannya kepada Para Malaikat lalu berfirman: "Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu mamang benar orang-orang yang benar!"


QS. Al-Furqan 25 : 2
”Yang kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi, dan Dia tidak mempunyai anak, dan tidak ada sekutu baginya dalam kekuasaan(Nya), dan Dia telah menciptakan segala sesuatu, dan Dia menetapkan ukuran-ukurannya dengan serapi-rapinya.”

QS. Al-Qomar 54:49 .
“Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran.”

dan QS. Al-A’la  87: 3.
“Dan yang menentukan kadar (masing-masing) dan memberi petunjuk”

Semua yang ada di alam raya ini sepenuhnya tunduk kepada Allah QS
           Arra’du 13 : 15.
”Hanya kepada Allah-lah sujud (patuh) segala apa yang di langit dan di bumi, baik dengan kemauan sendiri ataupun terpaksa (dan sujud pula) bayang-bayangnya di waktu pagi dan petang hari.”


Kemampuan yang dianugerahkan Allah kepada manusia.
    Manusia diberi kemampuan untuk mengetahui hukum-hukum yang
           berkaitan dengan alam raya QS Al Baqarah 2 : 31-33
”Dan Dia mengajarkan kepada Adam Nama-nama (benda-benda) seluruhnya, kemudian mengemukakannya kepada Para Malaikat lalu berfirman: "Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu mamang benar orang-orang yang benar!"
Mereka menjawab: "Maha suci Engkau, tidak ada yang Kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami; Sesungguhnya Engkaulah yang Maha mengetahui lagi Maha Bijaksana."
Allah berfirman: "Hai Adam, beritahukanlah kepada mereka Nama-nama benda ini." Maka setelah diberitahukannya kepada mereka Nama-nama benda itu, Allah berfirman: "Bukankah sudah Ku katakan kepadamu, bahwa Sesungguhnya aku mengetahui rahasia langit dan bumi dan mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan?"


    Manusia mampu memanfaatkan alam karena ketidakmampuan alam
          membangkang terhadap kehendak Allah. (QS. Al-Ahzab 33 : 72)
”Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, Maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu Amat zalim dan Amat bodoh.”

Teknologi dalam islam dianggap perpanjangan tangan atau kekuatan manusia. Contoh : energi uap, air, angin, api, nuklir.
Tujuan agama yang disebut Maqoshid al syariah.


Pemanfaatan teknologi harus mengacu kepada 5 tujuan agama yang disebut Maqoshid al syariah yaitu perlindungan atas 1) hidup,  2) agama, 3) akal, 4) kehormatan dan 5) harta.


Kegiatan
 
Islam mendukung pengembangan pemanfaatan dan pengembangan teknologi yang memiliki tujuan jelas berkaitan dengan kemaslahatan manusia Rasul bersabda dalam sebuah hadist yang artinya setiap pekerjaan dinilai melalui motivasi pelakunya.
(QS. Hud 11 : 61)
 “Dan kepada Tsamud (kami utus) saudara mereka shaleh. Shaleh berkata: "Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada bagimu Tuhan selain Dia. Dia telah menciptakan kamu dari bumi (tanah) dan menjadikan kamu pemakmurnya, karena itu mohonlah ampunan-Nya, kemudian bertobatlah kepada-Nya, Sesungguhnya Tuhanku Amat dekat (rahmat-Nya) lagi memperkenankan (doa hamba-Nya)."

Dan sabda Rosulullah SAW :
" إنما الاعمل بالنيات وإنما لكل امرئ مانوى ..." متفق عليه
“Amal perbuatan hanya tergantung pada niatnya”.


Kemaslahatan dan kemudaratan teknologi. 

Sebagaimana Hadist Riwayat Bukhari Muslim:
”Siapa orang yang melakukan perbuatan baik maka baginya mendapat balasan (ganjaran) dan mendapatkan balasan (ganjaran) juga dari orang yang mengamalkan ajaran kebaikan itu sendiri. Dan siapa orang yang melakukan kejelekan maka baginya mendapat balasan (ganjaran) dan mendapatkan balasan (ganjaran) juga dari orang yang mengamalkan kejelekan itu sendiri”.

     
Teknologi ibarat pisau bermata dua, tergantung siapa yang memanfaatkannya. Hasil teknologi bisa diterima jika 1) sumbernya halal atau netral; 2) Tidak menyebabkan maksiat; 3) Bermanfaat bagi manusia baik terkait dengan penciptaannya (jasmani)
" إنما الاعمل بالنيات ...." (الحديث)

(QS. Al-Insan 76 : 3)
  
“Sesungguhnya Kami telah menunjukinya jalan yang lurus; ada yang bersyukur dan ada pula yang kafir.”



Teknologi yang ditolak adalah yang membawa kemudaratan jika :
1) Melalaikan seseorang dari ibadah dan zikir QS Al Takatsur 102 : 1 dan 2.

“Bermegah-megahan telah melalaikan kamu, Sampai kamu masuk ke dalam kubur.”

    
2) Mengantarkan manusia kepada keruntuhan nilai-nilai QS Annaziat 79 : 37
“Adapun orang yang melampaui batas,”

         atau QS Al A’raf 7 : 56.
”Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan Berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah Amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.”


3) Bisa mengalihkan manusia dari jati diri dan tujuan penciptaannya QS Al
          Dzariyat 51 : 56.
“Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.”

Tidak ada komentar:

Go to Scribd

Go to Facebook

Belajar Fisika

Materi fisika SMA/MA/SMK sebenarnya merupakan pendalaman dan perluasan materi fisika SMP dengan analisa yang lebih mendalam. Belajar fisika tetap memerlukan matematika. Matematika hanyalah sebagai alat bantu. Ibarat fisika adalah seorang penari balet yang menari di alam semesta sepanjang jagad makro sampai jagad mikro, maka matematika adalah pakaian yag dikenakan penari itu. Oleh karena itu langkah awal adalah menguasai konsep dasar fisika. Konsep-konsep fisika tersusun sederhana yang mana satu sama lain konsep membentuk jalinan yang utuh sehingga mampu menjelaskan setiap fenomena alam. Dengan konsep dasar yang baik, persoalan matematika tidak menjadi halangan bagi siswa untuk mengetahui dan memahami materi fisika.

Di tingkat SMA/MA/SMK dimana tingkat perkembangan mental siswa masih berada pada fase transisi dari konkrit ke formal, pembelajaran sains akan memudahkan siswa bila dikemas dalam berbagai metode pembelajaran seperti demonstrasi, percobaan, problem solving, proyek dan berbagai pengalaman ‘berbuat langsung’ siswa dalam belajar sehingga mampu merumuskan konsep secara induksi berdasar fakta-fakta empiris di lapangan. Para guru dan pembimbing diharapkan pandai-pandai mengemas proses transfering konsep-konsep fisika ke dalam tujuan itu.

Para guru diharapkan dapat memastikan percobaan-percobaan dan latihan-latihan dapat dilaksanakan atau dikerjakan oleh siswa. Blok ini semoga membawa manfaat yang sebesar-besarnya bagi para siswa dan guru-guru sains pada umumnya dan guru Fisika pada khususnya.

aku belajar dari matahari bagaimana untuk menyentuhmu dengan cahaya itu
aku belajar dari bintang-bintang bagaimana membahagiakanmu dalam gelap itu
aku belajar dari hujan bagaimana menyejukkan jiwamu dengan suara dan rintih itu
aku belajar dari awan bagaimana meneduhkan dengan redup dan senyap itu
aku belajar dari angin bagaimana mendatangimu dengan nyaman dan sunyi itu
aku belajar dari cinta bagaimana menyayangimu dengan jiwa dan ragaku

Pristiadi Utomo

Penulis buku Fisika Interaktif ini lahir di Rembang kota pesisir utara bagian paling timur di Propinsi Jawa Tengah. Pada tahun 1979 dia menyelesaikan sekolah dasar di SD Negeri Kutoharjo III Rembang. Pada saat itu dia terpilih sebagai pelajar teladan tingkat kabupaten, dan mewakili Kabupaten Rembang mengikuti seleksi pelajar teladan SD se-propinsi Jawa Tengah tahun 1978 di Semarang. Kemudian dia melanjutkan pendidikan di SMP Negeri II Rembang lulus pada tahun 1982. Juara III diperoleh pada saat pengumuman kelulusan SMP. Tingkat SMA ditempuh di SMA Negeri II Rembang masuk jurusan IPA dan lulus tahun 1985. Sejak kelas I sampai kelas III SMA dia menjadi tim inti cerdas cermat sekolah materi P4 dan langganan juara I, hingga selalu mewakili Kabupaten Rembang sampai tingkat karesidenan Pati. Di SMA aktif dalam OSIS di seksi ilmiah, mengampu majalah dinding sekolah. Dia diterima di PMDK IPB jurusan Teknologi Alat Pertanian dan lolos Sipenmaru di IKIP Negeri Semarang jurusan Fisika. Akhirnya dia memilih menekuni Pendidikan Fisika hingga lulus tahun 1990. Semenjak mahasiswa tingkat II dia sudah aktif mengajar Fisika di SMA dan SMP swasta di Kota Semarang, serta aktif menjadi tentor Fisika di Bimbingan Belajar Primagama. Begitu lulus dia diterima menjadi guru tetap Fisika di SMA Karangturi Semarang sampai tahun 1995. Kemudian meniti karir sebagai PNS di SMA Negeri 1 Kabupaten Purbalingga hingga tahun 2005. Pada tahun 2002 mengadakan penelitian kependidikan tingkat Kabupaten Purbalingga. Pada tahun 2004 meraih juara I pengelola Perpustakaan tingkat nasional di Jakarta. Awal tahun 2006 dia berpindah tugas di Kota Semarang sebagai guru FIsika di SMK Negeri 11 Semarang, serta menjadi pengasuh tetap Majalah Sekolah Gradasi pada rubrik Fast Solution. Dia menyelesaikan pasca sarjana (S2) di jurusan Fisika UNNES Semarang pada tahun 2007. Pada tahun itu pula buku Fisika Interaktif yang ditulisnya lolos seleksi Pusat Perbukuan dan diterbitkan oleh Penerbit Ganeca Exact – Azka Press, Jakarta.

Materi Fisika

Materi Fisika
Dapat download materi pelajaran fisika untuk SMP - SMK - SMA / MA karya Pristiadi Utomo. Klik aja foto berjenggot ini...

Aturan Angka Penting

a. Semua angka bukan nol adalah angka penting

Contoh: 141,5 m memiliki 4 angka penting

27,3 gr memiliki 3 angka penting

b. Semua angka nol yang terletak di antara angka-angka bukan nol termasuk angka penting.

Contoh: 340,41 kg memiliki 5 angka penting

5,007 m memiliki 4 angka penting

c. Semua angka nol di sebelah kanan angka bukan nol tanpa desimal tidak termasuk angka penting, kecuali diberi tanda khusus garis mendatar atas atau bawah termasuk angka penting

Contoh: 53000 kg memiliki 2 angka penting

530000 kg memiliki 5 angka penting

d. Semua angka nol di sebelah kiri angka bukan nol tidak termasuk angka penting.

Contoh: 0,00053 kg memiliki 2 angka penting

0,000703 kg memiliki 3 angka penting

e. Semua angka nol di belakang angka bukan nol yang terakhir tetapi dibelakang tanda desimal adalah angka penting.

Contoh: 7,0500 m memiliki 5 angka penting

70,500 m memiliki 5 angka penting

f. Untuk penulisan notasi ilmiah. Misalnya 2,5 x 103 , dimana 103 disebut orde. Sedangkan 2,5 merupakan mantis. Jumlah angka penting dilihat dari mantisnya dalam hal ini memiliki 2 angka penting.

Contoh lain 2,34 x 102 memiliki3 angka penting

Pembulatan Bilangan Penting.

Bilangan dibulatkan sampai mengandung sejumlah angka penting yang diinginkan dengan menghilangkan satu atau lebih angka di sebelah kanan tanda koma desimal.

a Bila angka itu lebih besar daripada 5, maka angka terakhir yang dipertahankan harus dinaikkan 1.

Contoh: 34,46 dibulatkan menjadi 34,5

b. Bila angka itu lebih kecil daripada 5, maka angka terakhir yang dipertahankan tidak berubah.

Contoh: 34,64 dibulatkan menjadi 34,6

c. Bila angka itu tepat 5, maka angka terakhir yang dipertahankan harus dinaikkan 1 jika angka itu tadinya angka ganjil, dan tidak berubah jika angka terakhir yang dipertahankan itu tadinya angka genap.

Contoh: 34,75 dibulatkan menjadi 34,8

34,65 dibulatkan menjadi 34,6

Sekilas Tabiat Mulia Rasulullah

1. Beliau biasanya memaafkan musuh dan para sahabat-sahabatnya yang menyakitinya. Di perang Uhud beliau berdoa untuk kaum kafir yang menyebabkan mulutnya berdarah
“Ya Allah maafkan mereka yang tidak tahu”

2. Beliau sangat penyantun. Beliau biasa memberi minum hewan piaraanya dengan ember dan menunggunya hingga selesai. Beliau membersihkan wajah dan mata kuda tungganganya.

3. Ketika dipanggil, beliau menjawab dengan berkata “labaik” (ya!)
Beliau tidak pernah melangkahi orang lain. Beliau biasa duduk di kedua kakinya. Ketika menunggang hewan dan melihat ada orang yang berjalan, beliau mengajak orang itu menumpang di hewan tunggangannya.

4. Beliau tidak memandang dirinya memiliki kelebihan dibanding lainnya. Ketika sedang berada dalam sebuah perjalanan bersama sahabat-sahabatnya mereka bermaksud memasak seekor kambing. Salah seorang di antara mereka memberikan kambingnya. Ada yang menawarkan diri mengulitinya. Ada yang menawarkan sebagai juru masak. Rasulullah SAW kemudian menawarkan dirinya mencari kayu bakar. Para sahabat
berkata “Ya Rasulullah Anda duduk sajalah. Kami yang akan mencari kayunya.”
Beliau menjawab “ya! saya tahu Anda semua siap melakukannya. Tetapi saya tidak ingin duduk-duduk saja sementara yang lain bekerja. Allah tidak suka kalau ada yang duduk-duduk saja sedang yang lain bekerja. ” Beliau lalu berdiri dan pergi mencari kayu bakar.

5. Ketika beliau mengunjungi sahabat-sahabatnya beliau tidak selalu duduk di bagian depan. Beliau mencari tempat yang kosong. Ketika beliau datang, sahabat-sahabatnya cepat-cepat berdiri. Beliau berujar “janganlah kalian berdiri untuk menghormatiku bersikaplah biasa seperti ketika kalian kedatangan orang lain. Saya seperti orang lain. Saya makan seperti yang lainnya. Sayapun duduk kalau lelah.”

6. Seringkali nabi duduk di kedua lututnya. Beliau juga pernah berdiri menggunakan lututnya ketika memeluk menyambut sahabat-sahabatnya. Beliau tidak pernah membedakan makanan untuknya dan para pembantunya, demikian juga dalam hal berpakaian. Beliau sering membantu pelayannya menyelesaikan pekerjaan. Beliau tidak pernah menyumpahi atau menyakiti orang lain. Anas bin Malik, yang setia melayaninya berkata, “aku menjadi pelayan Rasulullah selama 10 tahun. Beliau membantuku lebih sering dibanding aku membantunya. Beliau tidak pernah memarahiku. Beliau tidak pernah berkata kasar kepadaku.”

7. Beliau suka menambal sendiri pakaiannya yang sobek, memerah susu kambingnya, dan memberi minum hewan piaraannya. Beliau sering membawa barang-barang belanjaan sendiri ke rumahnya. Dalam perjalanan, beliau sering memberi makan hewan tunggangannya. Kadang-kadang beliau melakukannya sendiri dan kadang-kadang dilakukan oleh pelayannya.

8. Ketika beliau dipanggil dengan sebutan pelayan oleh seorang pelayan, sebuah kebiasaan di Madinah, beliau lalu berjalan dengan pelayan itu beriringan.

9. Beliau sering mengunjungi orang yang sakit dan menghadiri pemakamannya. Untuk menggembirakan hati si sakit, beliau mengunjunginya meskipun si sakit kafir atau munafik.

10. Setelah beliau melaksanakan sholat subuh di Masjid, beliau menghampiri para sahabatnya sambil berkata: “Adakah yang sakit? Bila ada mari kita mengunjunginya.” Kemudian beliau juga berkata:”adakah yang meninggal? Bila ada mari kita membantunya.”Kemudian beliau sering juga berkata:”adakah di antara kalian yang bermimpi sesuatu? Bila ada mari kita tafsirkan mimpinya.” Bila ada yang meninggal beliau membantu menyiapkan pemakamnnya dan menyolatkannya serta menghadiri pemakamannya.

11. Ketika beliau tidak melihat sahabat-sahabatnya selama tiga hari beliau akan menanyakannya. Bila sahabatnya itu sedang bepergian beliau mendoakannya, atau bila sahabatnya ada dikotanya beliau akan mengunjunginya.

12. Beliau selalu mendahului menyambut orang lain yang dijumpainya.

13. Beliau suka mengendarai unta, keledai, dan kadang-kadang mengajak orang lain menunggang bersamanya.

14. Beliau suka melayani tamunya dan para sahabatnya dan beliau menyatakan:
“orang yang paling dekat dengan masyaraktnya adalah orang yang selalu melayani orang lain.”

15. Tidak seorang pun pernah menyaksikan beliau tertawa terbahak-bahak. Beliau suka tersenyum kecil. Kadang-kadang gigi depannya tampak ketika beliau tertawa.

16. Beliau selalu tampak hati-hati dan cermat. Beliau suka berbicara pelan-pelan. Beliau biasa memulai pembicaraan dengan senyum.

17. Beliau tidak pernah berbicara yang mubazir atau tanpa keperluan. Bila beliau memerlukan sesuatu beliau akan berbicara dengan singkat dan jelas. Terkadang beliau mengulangi pembicaraan sampai tiga kali agar bisa dipahami.


Kasih Sayang

Suatu ketika, ada seorang wanita karir yang kembali pulang ke rumah, dan ia melihat ada 3 orang pria berjanggut yang duduk di halaman depan. Wanita itu tidak mengenal mereka semua. Wanita itu berkata: "Aku tidak mengenal Anda, tapi aku yakin Anda semua pasti sedang lapar. Mari masuk ke dalam, aku pasti punya sesuatu untuk mengganjal perut". Pria berjanggut itu lalu balik bertanya, "Apakah suamimu sudah pulang?"

Wanita itu menjawab, "Belum, dia sedang keluar". "Oh kalau begitu, kami tak ingin masuk. Kami akan menunggu sampai suami mu kembali", kata pria itu.

Di waktu senja, saat keluarga itu berkumpul, sang isteri menceritakan semua kejadian tadi. Sang suami, awalnya bingung dengan kejadian ini, lalu ia berkata pada istrinya, "Sampaikan pada mereka, aku telah kembali, dan mereka semua boleh masuk untuk menikmati makan malam ini".

Wanita itu kemudian keluar dan mengundang mereka untuk masuk ke dalam. "Maaf, kami semua tak bisa masuk bersama-sama", kata pria itu hampir bersamaan. "Lho, kenapa? tanya wanita itu karena merasa heran. Salah seseorang pria itu berkata, "Nama dia Kekayaan," katanya sambil menunjuk seorang pria berjanggut di sebelahnya, "sedangkan yang ini bernama Kesuksesan, sambil memegang bahu pria berjanggut lainnya. Sedangkan aku sendiri bernama Kasih-sayang. Sekarang, coba tanya kepada suamimu, siapa diantara kami yang boleh masuk ke rumahmu."

Wanita itu kembali masuk ke dalam, dan memberitahu pesan pria di luar. Suaminya pun merasa heran. "Ohho...menyenangkan sekali. Baiklah, kalau begitu, coba kamu ajak si Kekayaan masuk ke dalam. Aku ingin rumah ini penuh dengan Kekayaan." Istrinya tak setuju dengan pilihan itu. Ia bertanya, "sayangku, kenapa kita tak mengundang si Kesuksesan saja? Sebab sepertinya kita perlu dia untuk membantu keberhasilan panen ladang pertanian kita."

Ternyata, anak mereka mendengarkan percakapan itu. Ia pun ikut mengusulkan siapa yang akan masuk ke dalam rumah. "Bukankah lebih baik jika kita mengajak si Kasih-sayang yang masuk ke dalam? Rumah kita ini akan nyaman dan penuh dengan kehangatan Kasih-sayang." Suami-istri itu setuju dengan pilihan buah hati mereka. "Baiklah, ajak masuk si Kasih-sayang ini ke dalam. Dan malam ini, Si Kasih-sayang menjadi teman santap malam kita."

Wanita itu kembali ke luar, dan bertanya kepada 3 pria itu. "Siapa diantara Anda yang bernama Kasih-sayang? Ayo, silahkan masuk, Anda menjadi tamu kita malam ini."

Si Kasih-sayang bangkit, dan berjalan menuju beranda rumah. Ohho..ternyata, kedua pria berjanggut lainnya pun ikut serta. Karena merasa ganjil, wanita itu bertanya kepada si Kekayaan dan si Kesuksesan. "Aku hanya mengundang si Kasih-sayang yang masuk ke dalam, tapi kenapa kamu ikut juga?

Kedua pria yang ditanya itu menjawab bersamaan. "Kalau Anda mengundang si Kekayaan, atau si Kesuksesan, maka yang lainnya akan tinggal di luar. Namun, karena Anda mengundang si Kasih-sayang, maka, kemana pun Kasih-sayang pergi, kami akan ikut selalu bersamanya. Dimana ada Kasih-sayang, maka kekayaan dan Kesuksesan juga akan ikut serta. Sebab, ketahuilah, sebenarnya kami berdua ini buta. Dan hanya si Kasih-sayang yang bisa melihat. Hanya dia yang bisa menunjukkan kita pada jalan kebaikan, kepada jalan yang lurus. Maka, kami butuh bimbingannya saat berjalan. Saat kami menjalani hidup ini."

Mengenai Saya

Foto saya

Lahir di Rembang kota pesisir utara bagian paling timur di Propinsi Jawa Tengah. Pada tahun 1979 menyelesaikan sekolah dasar di SD Negeri Kutoharjo III Rembang. Pada saat itu terpilih sebagai pelajar teladan tingkat kabupaten, dan mewakili Kabupaten Rembang mengikuti seleksi pelajar teladan SD se-propinsi Jawa Tengah tahun 1978 di Semarang. Kemudian melanjutkan pendidikan di SMP Negeri II Rembang lulus pada tahun 1982. Juara III pada saat pengumuman kelulusan SMP. Tingkat SMA ditempuh di SMA Negeri II Rembang masuk jurusan IPA dan lulus tahun 1985. Sejak kelas I sampai kelas III SMA menjadi tim inti cerdas cermat sekolah materi P4 dan langganan juara I, hingga selalu mewakili Kabupaten Rembang sampai tingkat karesidenan Pati. Di SMA aktif dalam OSIS di seksi ilmiah, mengampu majalah dinding sekolah. Diterima di PMDK IPB jurusan Teknologi Alat Pertanian dan lolos Sipenmaru di IKIP Negeri Semarang jurusan Fisika. Akhirnya memilih menekuni Pendidikan Fisika hingga lulus tahun 1990. Semenjak mahasiswa tingkat II  sudah aktif mengajar Fisika di SMA dan SMP swasta di Kota Semarang, serta aktif menjadi tentor Fisika di Bimbingan Belajar Primagama. Begitu lulus diterima menjadi guru tetap Fisika di SMA Karangturi Semarang sampai tahun 1995. Kemudian meniti karir sebagai PNS di SMA Negeri 1 Kabupaten Purbalingga hingga tahun 2005. Pada tahun 2002 mengadakan penelitian kependidikan tingkat Kabupaten Purbalingga. Pada tahun 2004 meraih juara I pengelola Perpustakaan tingkat nasional di Jakarta. Awal tahun 2006 dia berpindah tugas di Kota Semarang sebagai guru Fisika di SMK Negeri 11 Semarang, serta menjadi pengasuh tetap Fast Solution majalah sekolah Gradasi. Dia menyelesaikan pasca sarjana (S2) di jurusan Fisika UNNES Semarang pada tahun 2007. Pada tahun itu pula buku Fisika Interaktif yang ditulisnya lolos seleksi Pusat Perbukuan dan diterbitkan oleh Penerbit Ganeca Exact – Azka Press, Jakarta. Kemudian menjadi penulis buku teks Fisika pada Penerbit Erlangga. Sementara masih menyelesaikan S3 di UNDIP Semarang.

Ketika aku masih muda dan bebas berkhayal,

aku bermimpi ingin mengubah dunia.

Seiring dengan bertambahnya usia dan kearifanku,

kudapati bahwa dunia tidak kunjung berubah.

Maka cita-cita itu pun agak kupersempit,

lalu kuputuskan untuk hanya mengubah negeriku.

Namun tampaknya, hasrat itupun tiada hasilnya.

Ketika usiaku semakin senja dengan semangatku yang masih tersisa,

kuputuskan untuk mengubah keluarga,

orang-orang yang paling dekat denganku.
Tetapi celakanya,

merekapun tidak mau diubah!

Dan kini,

sementara aku berbaring saat ajal

menjelang,

tiba-tiba aku sadari :

“andaikan yang pertama-tama kuubah adalah diriku,

Maka dengan menjadikan diriku sebagai panutan,

mungkin aku bisa mengubah keluargaku.

Lalu berkat inspirasi dan dorongan

mereka,

bisa jadi aku pun mampu memperbaiki

negeriku,

Kemudian siapa tahu aku bahkan bisa mengubah dunia !”

Terukir di sebuah makam di Westminter Abbey, Inggris, 1100 M

Anak

Dan seorang wanita yang mendekap anaknya berkata

Bicaralah pada kami perihal anak-anak

Maka orang bijak itu pun bicara

Putramu bukanlah putramu

Mereka adalah putra-putri kehidupan

Yang mendambakan kehidupan mereka sendiri

Mereka datang melalui kamu tapi tidak dari kamu

Dan sungguhpun bersamamu mereka bukanlah milikmu

Engkau dapat memberikan kasih sayangmu

Tapi tidak pendirianmu

Sebab mereka memiliki pendirian sendiri

Engkau dapat memberikan tempat berpijak bagi raganya

Tapi tidak bagi jiwanya

Lantaran jiwa mereka ada di masa datang

Yang tidak bisa engkau capai sekalipun dalam mimpi

Engkau boleh berusaha mengikuti alam mereka

Tapi jangan mengharap mereka dapat mengikuti alammu

Sebab hidup tidaklah surut ke belakang

Tidak pula tertambat di masa lalu

Engkau adalah busur

Bagi anak panah putra-putrimu melesat ke masa depan

(Gibran)

Dari Lingkungan Hidupnya … Anak-Anak Belajar

Jika anak biasa hidup dicacat dan dicela, kelak ia akan terbiasa menyalahkan orang lain.

Jika anak terbiasa hidup dalam permusuhan, kelak ia akan terbiasa menentang dan melawan.

Jika anak biasa hidup dicekam ketakutan, kelak ia akan terbiasa merasa resah dan cemas.

Jika anak biasa hidup dikasihani, kelak ia akan terbiasa meratapi nasibnya sendiri.

Jika anak biasa hidup diolok-olok, kelak ia akan terbiasa menjadi pemalu.

Jika anak biasa hidup dikelilingi perasaan iri, kelak ia akan terbiasa merasa bersalah.

Jika anak biasa hidup serba dimengerti dan dipahami, kelak ia akan terbiasa menjadi penyabar.

Jika anak biasa hidup diberi semangat dan dorongan, kelak ia akan terbiasa percaya diri.

Jika anak biasa hidup banyak dipuji, kelak ia akan terbiasa menghargai.

Jika anak biasa hidup tanpa banyak dipersalahkan, kelak ia akan terbiasa senang menjadi dirinya sendiri.

Jika anak biasa hidup mendapatkan pengakuan dari kiri kanan, kelak ia akan terbiasa menetapkan sasaran langkahnya.

Jika anak biasa hidup jujur, kelak ia akan terbiasa memilih kebenaran.

Jika anak biasa hidup diperlakukan adil, kelak ia akan terbiasa dengan keadilan.

Jika anak biasa hidup mengenyam rasa aman, kelak ia akan terbiasa percaya diri dan mempercayai orang-orang di sekitarnya.

Jika anak biasa hidup di tengah keramahtamahan, kelak ia akan terbiasa berpendirian : “Sungguh indah dunia ini !”

Jika anak dibesarkan dengan celaan, ia belajar memaki.

Jika anak dibesarkan dengan permusuhan, ia belajar berkelahi.

Jika anak dibesarkan dengan cemoohan, ia belajar rendah diri.

Jika anak dibesarkan dengan penghinaan, ia belajar menyesali diri.

Jika anak dibesarkan dengan toleransi, ia belajar menahan diri.

Jika anak dibesarkan dengan dorongan, ia belajar percaya diri.

Jika anak dibesarkan dengan sebaik-baiknya perlakuan, ia belajar keadilan.

Jika anak dibesarkan dengan kasih sayang dan persahabatan, ia belajar menemukan cinta dalam kehidupan.

(Dorothy Law Nolte)

Pengetahuan

Di masa Al Kindi sampai Ar Razi, dari Al Biruni sampai Ibnu Sina, dan Al Khawarizmi peradaban Islam menjadi raksasa sains sampai abad pertengahan. Sementara orang-orang Eropa banyak yang masih buta huruf. Tatkala merebut Ankara, Khalifah Harun Al Rasyid (786-809) dan ketika Khalifah Al Ma’mun (814-833) meraih kemenangan atas Kaisar Romawi Timur, Michel II, kedua pemimpin Islam itu tidak menuntut ganti rugi peperangan kecuali penyerahan manuskrip-manuskrip kuno. Di mesir pada abad ke 10, Khalifah Al Aziz memiliki perpustakaan dengan 1.600.000 buku dan 16.000 diantaranya tentang matematika. Sejak Alexander Agung membangun kota Iskandariah, perpustakaan Athena (Yunani) diboyong ke Iskandariah dan diterjemahkan ke bahasa Arab. Peradaban berkembang ke Spanyol (Cordoba), kontak dagang dengan perancis mulailah buku-buku sains Islam banyak diterjemahkan dari bahasa Arab ke Eropa dan diduplikasi hal itu mencerdaskan masyarakat Eropa. Jadi ilmu sains masuk deras ke Eropa di abad pertengahan (Renaisance). Adanya perang salib membawa alkulturasi/pertukaran budaya Islam-Eropa terutama dari Turki. Sejak itu sains eropa berkembang, termasuk pelayaran/ penjelajahan dunia akhirnya kolonialisasi marak. Di Cordoba sejak dioposisi kaum konservatif, krisis ekonomi-politik dan keterasingan. Sains dan saintis pada masa itu sering ditentang dan disudutkan, misalnya dalam kasus pembakaran buku-buku sains dan filsafat di Cordoba. Munculnya macam-macam aliran sufisme, krisis ekonomi, kekacauan politik dan keterasingan umat Islam memiliki sumbangan signifikan pada kejatuhan sains ini. Kehilangan dukungan pilar-pilar ini membuat perjalanan sains Islam menjadi mandeg, bahkan berhenti. Alhamdulillah belakangan mulai dikejar lagi.

Ya Allah

Bismillahir rahmaanir rahiimi.

Segala puji bagi Allah yang telah memerintah kami untuk bersyukur dan berbuat baik kepada ibu dan bapak, dan berwasiat agar kami menyayangi mereka berdua sebagaimana mereka telah mendidik kami sewaktu kecil.

Ya Allah, sayangilah kedua orang tua kami. Ampuni, rahmati dan ridhoilah mereka.

Ya Allah, ampuni mereka dengan ampunan menyeluruh yang dapat menghapus dosa-dosa mereka yang lampau dan perbuatan buruk yang terus-menerus mereka lakukan.

Ya Allah, berbuat baiklah kepada mereka sebanyak kebaikan mereka kepada kami setelah dilipatgandakan, dan pandanglah mereka dengan pandangan kasih sayang sebagaimana mereka dahulu memandang kami.

Ya Allah, berilah mereka hak rububiyah-Mu yang telah mereka sia-siakan karena sibuk mendidik kami.

Maafkan segala kekurangan mereka dalam mengabdi kepada-Mu karena mengutamakan kami.

Maafkan mereka atas segala shubhat yang mereka jalani dalam usaha untuk menghidupi kami.

Ya Allah, berilah mereka bagian ganjaran dari ketaatan yang Engkau hidayahkan kepada kami, kebaikan yang Engkau mudahkan bagi kami, dan taufik yang telah mendekatkan kami kepada-Mu. Dan jangan bebankan kepada mereka segala dosa dan kesalahan yang kami lakukan dan tanggung jawab yang kami emban. Dan janganlah tambahkan dosa kami ke atas dosa mereka.


Walhamdu lillahi Robbil’Aalamin. Amien.

Blog Saya

Tautan Blog

Listrik Dinamik Kelas 12 PS 5

Video Listrik Statik Karya Siswa

Video Listrik Statik Siswa 12 PS 1 Kelompok 3

Video Listrik Dinamik Kelas 12 PS 3

Generator Van de Graff Mr Bean

Karya Siswa Kelas 12 PS 1 Kelompok 1