Kamis, 17 Februari 2011

Pengembangan Profesi bagi Guru dan Kepala Sekolah


Pengembangan profesi bagi guru dan kepala sekolah, khususnya golongan IV/a ke atas sebenarnya bukan dilakukan LPMP Jawa Tengah, tetapi oleh Biro Kepegawaian Sesditjen Kemendiknas. LPMP Jawa Tengah hanya sebagai sekretariat (tempat), meskipun ada widyaiswara LPMP Jawa Tengah yang terlibat dalam proses penilaian karya ilmiah tersebut. LPMP Jawa Tengah selalu berupaya untuk memberikan motivasi, pengetahuan dan keterampilan dalam penyusunan PTK, baik dalam bentuk blockgrant PTK, pelatihan PTK maupun melalui Forum Ilmiah Guru (FIG) yang sudah dibentuk di setiap kab./kota. Memang untuk mendorong seluruh guru di Provinsi Jawa Tengah agar berpartisipasi dalam kegiatan penulisan PTK yang merupakan kegiatan pribadi cukup sulit, karena terbatasnya anggaran, akses informasi, lemahnya respon para guru dan tidak adanya pembimbingan yang terprogram. Sebagai contoh : pada tahun 2004-2008 LPMP Jawa Tengah telah memberikan dana blockgrant penulisan PTK dan lomba PTK, tetapi yang berpartisipasi hanya orang tertentu saja yang sudah aktif sebelumnya. Karena itu agar para guru lebih meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam penulisan PTK, maka harus : mencari informasi di website LPMP Jawa Tengah, mencari informasi kepada Ketua FIG Kab./Kota, mencari informasi di Dinas Pendidikan maupun di organisasi keprofesian (KKG, MGMP, KKKS, MKKKS). Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, salam dan selamat berkarya!
Informasi Tambahan :
PROSEDUR PENGAJUAN USUL KENAIKAN PANGKAT JABATAN FUNGSIONAL GURU GOLONGAN. IV/A KE ATAS
Pengajuan usul baru harus membawa :

Senin, 14 Februari 2011

Atomic Physics



Introduction
Modern atomic and nuclear physics is among the most impressive scientific achievements of the last century. Both the theories and techniques of atomic and nuclear physics have played an important role in the life sciences. The theories provided a solid foundation for understanding the structure and interaction of organic molecules, and the techniques provided many tools for both experimental and clinical work. Contributions from this field have been so numerous and influential that it is impossible to do them justice in a single chapter. We will present a brief description of the atom and the nucleus, which will lead into a discussion of the applications of atomic and nuclear physics to the life sciences.

1) Early Models of the Atom
By 1912, through the work of J. J. Thompson, E. Rutherford, and their colleagues, a number of important facts had been discovered about atoms which make up matter:
·   Atoms contain small negatively charged electrons and relatively heavier positively  
   charged protons.
·   The proton is about 2000 times heavier than the electron, but the magnitude of the
   charge on the two is the same.
·   There are as many positively charged protons in an atom as negatively charged
   electrons. The atom as a whole is, therefore, electrically neutral.
·   The identity of an atom is determined by the number of protons it has. For example,
   hydrogen has 1 proton, carbon has 6 protons, and silver has 47 protons.

Through a series of ingenious experiments, Rutherford explained his astonishing results by developing a new atomic model which was presented as follows:  
·   The positive charge in the atom was concentrated in a region that was small relative to
   the size of the atom. He called this concentration of positive charge the nucleus of the
   atom.
·   Any electrons belonging to the atom were assumed to be in the relative large volume
   outside the nucleus. To explain why these electrons where not pulled into the nucleus
   by the attractive electric force, Rutherford modeled them as moving in orbits around
   the nucleus in the same manner as the planets orbit the Sun. For this reason, this model
   is often referred to as the planetary model of the atom (Figure 1).
·   It was subsequently discovered that the nucleus also contains another particle, the
   neutron
, which has approximately the same mass as the proton but is electrically
   neutral.
·   Although the nucleus contains most of the atomic mass, it occupies only a small part of
   the total atomic volume. The diameter of the whole atom is on the order of 10−8 cm,
   but the diameter of the nucleus is only about 10−13 cm.

Hubungan antara Teknologi dengan Al Qur’an.



Ilmu dalam Al Quran tidak bebas nilai, karena ilmu selalu dikaitkan dengan Allah. Oleh sebab itu teknologi sebagai produk ilmu tidak bebas nilai (QS Al-Mujadilah 58 : 11).
“Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat”.


Islam mendorong orang untuk melakukan penelitian dalam rangka menciptakan produk teknologi, namun produk teknologi harus memenuhi syarat. (QS Al-Ghosyiyah 88 : 17-20).
 “ Maka Apakah mereka tidak memperhatikan unta bagaimana Dia diciptakan, Dan langit, bagaimana ia ditinggikan?Dan gunung-gunung bagaimana ia ditegakkan?Dan bumi bagaimana ia dihamparkan?”

Manusia adalah khalifah (QS. An-Nuur 24 : 55)
“ Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh- sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. mereka tetap menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan aku. dan Barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, Maka mereka Itulah orang-orang yang fasik.”

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN



R P P


Sekolah                         :
Kelas / Semester          : X (sepuluh) / Semester I
Mata Pelajaran            : FISIKA
Waktu                           : 2 x 45 menit
Standar Kompetensi
1.      Menerapkan konsep besaran fisika dan pengukurannya.

Kompetensi Dasar
   1.1  Mengukur besaran fisika ( panjang, massa, dan waktu).

Indikator
1.      Menggunakan alat ukur besaran panjang, massa, dan waktu dengan beberapa jenis alat ukur.
2.      Mengukur besaran panjang, massa, dan waktu dengan mempertimbangkan ketelitian dan ketepatan.

A. Tujuan Pembelajaran
        Peserta didik dapat:
1.      Menganalisis besaran dan satuan dalam fisika.
2.      Melakukan analisis dimensi terhadap besaran-besaran fisika.
3.      Membedakan antara besaran pokok dan besaran turunan.
4.      Menerapkan konsep besaran dan satuan dalam perhitungan fisika.
5.      Mendeskripsikan pengukuran dalam fisika.
6.      Melakukan pengukuran secara langsung terhadap besaran panjang, massa, dan waktu.
7.      Melakukan pengukuran terhadap besaran turunan secara langsung dan tidak langsung.
8.      Menganalisis ketidakpastian dalam suatu proses pengukuran.
9.      Mengolah data yang telah dikumpulkan dari suatu pengukuran.

Minggu, 30 Januari 2011

Air Purifiers


Have you ever wondered what is floating through the air in your home? Just because you can't see something doesn't mea n it isn't there. Millions of particles, pollutants, gases, bacteria, and allergens are roaming your house with no way to get out making the air inside your home up to 100 times dirtier than outside air. Sure, opening a window to let in fresh air may get that stale smell out, but it is only an open door to invite more particles inside your home.

This contaminated air circulates through your home and either settles on flat surfaces in the form of dust or is breathed in by you and your family.

Fortunately, your house does not have to fall victim to these airborne pests. Air purifiers are more common and affordable today than ever before. If you do not have an air purifier, knowing the different types of air filtration devices will help you before you buy your own.

1. HEPA filters: Short for "High Efficiency Particulate Air filters", these devices use a cloth-like filter which can trap more than 99.97% of particles in your house. The filter lasts a couple of years depending on the condition of the air and can actually trap more pollutants than other filters. The downside is the HEPA filter is noisier than its competitors and does not eliminate gases or odors.

2. Ionic Filters: Ionic filters purify the air by sending our ions which oppositely charge the particles so they stick together and collect on magnetic plates inside the filter (much like how your hair sticks to a balloon after it has been rubbed on your head). These devices are often a favorite among customers because of how silent they are. They are even effective enough to clean viruses, gases, allergens and bacteria out of your household air.
3. Carbon air filters : These devices are, by far, the most effective odor removers on the market. They work though a system of highly absorbent pores which trap molecules by forming a strong chemical bond. They don't, however, trap any airborne allergens or germs. 

4. Ultra-Violet Light filter: Ultra violet light haven been proven to sterilize micro-organisms if they are exposed to the right amount of light for a certain length of time. Alone, there is some doubt to the effectiveness of these filters because micro-organisms may not be exposed to the light long enough while they are passing though the air. In order for ultra violet work to be successful, HEPA is used to capture the air long enough to be sterilized by the light. While ultra violet kills microorganisms, HEPA can rid your house of allergens.

5. Hydroxyl Radical filter: Hydroxyl radicals occur naturally in the earth's atmosphere and are powerful cleansing agents. They are, in fact the most powerful method of sanitizing mold and other harmful bacteria.

These five types of filters are the most popular and dependable on the market. Now that you have a firm understanding of how these filters work and what exactly they clean out of household air, do your homework. There are many great filter providers online which can lead you to the best filter for your budget.

Minggu, 23 Januari 2011

Calvin and Hobbes

Calvin and Hobbes has been one of the most popular comic strips for quite some time now. The story details the adventures of an imaginative young boy named Calvin, and his pet tiger, Hobbes. The comic strip was run in papers from 1985 to 1996 and was printed in over 2400 papers all over the world. Within a year of syndication, the article was being printed in over 250 newspapers, and really took off after it was featured in the Los Angeles Times newspaper in 1987, just 16 months after it was first printed. The cartoon strip earned its cartoonist, Bill Watterson, two Reuben Awards that are given out annually by the National Cartoonists Society, in the category of "Outstanding Cartoonist of the Year" in both 1986 and 1988. In total, 3,160 total strips were created and printed up until 1995 when Watterson retired from printing more Calvin and Hobbes cartoon strips. The strips have been complied and printed in a series of 18 books that have sold 30 million copies. There are no more new cartoon strips and Calvin and Hobbes cartoons can only be enjoyed in the books featuring hundreds of cartoon strips.

The Calvin and Hobbes cartoon strips have been enjoyed by hundreds of thousands of fans throughout the world. The strips feature the entertaining adventures of a six your old boy and a pet Tiger, which is actually a stuffed animal. The strips feature sledding rides and trips to the beach as well as hundreds of comical jokes that are played on all characters featured in the strips. Most of the strips feature just Calvin and Hobbes; however, there are a number of strips that feature other characters such as Calvin's parents and Susie Derkins, one of Calvin's classmates, Moe, a bully at Calvin's school, Miss Wormwood, Calvin's teacher, as well as Rosalyn, Calvin's babysitter. For the most part the strips are realistic; however, there are a few cartoon strips which feature the trip of Calvin and Hobbes into outer space and back to prehistoric times. The Calvin and Hobbes cartoon is one of the most famous in the world and has captivated hundreds of thousands of readers.

Calvin and Hobbes: The Characters

As the title suggests, the Calvin and Hobbes cartoon strip features two main characters, Calvin and Hobbes. Calvin is a young six year old imaginative and curious boy who quite often, can be a bit selfish. The story details his adventures with his pet tiger, known as Hobbes. (In reality, Hobbes is just a stuffed animal which resembles a tiger). Hobbes is a more responsible and rational figure in the cartoon; however, he goes along with all of Calvin's troublemaking schemes and plots. Hobbes can best be described as Calvin's sidekick in all the adventures presented in the cartoon strip.
Although the bulk of the strips revolve around Calvin and Hobbes, Calvin's parents, teacher, babysitter, as well as a classmate and the class bully are all present in some scenes. Calvin's parents are unnamed and referred to only as "Mom" and "Dad". They resemble the typical American parent, allowing Calvin to use his imagination and play with Hobbes, while still expressing concerns of the safety of their son as well as trying to teach him responsibility and the importance of performing well in school. Calvin's Teacher is known as Miss. Wormwood and is Calvin's first grade teacher in every comic strip. She is old and strict and is a heavy smoker just waiting to retire. Calvin's babysitter, known as Rosalyn, is the only baby sitter who puts up with Calvin's mischievous behaviour and thus uses the grief of having to deal with these antics as justification for raises in pay. Susie Derkins is one of Calvin's first grade classmates and a close neighbour. She is a very intelligent girl who gets perfect grades. Calvin and Susie are traditional first grade boy-girl enemies and Calvin plays many practical jokes on Susie. Underneath this relationship, it is suspected that Calvin may have a crush on Susie. Finally, the last character which is presented in this comic strip is Moe, the class bully who is often regarded as the only first grader who has to shave. He is the traditional school bully taking Calvin's money and lunches and constantly shoving him and dropping his books.

For more information visit http://www.calvinandhobbes.co.uk 


BIKIN MOZILLA TAMBAH CEPAT

1. Baca Do'a Menurut Agama Masing - masing...

2. Lalu Buka Mozilla.

3. Ketikan di addres bar "about:config" (tanpa tanda petik).

4. Scroll mouse anda kebawah dan cari "network.http.max-connections", double klik dan masukan nilai "64".

5. Cari "network.http.max-connections-per-server", double klik dan masukan nilai "21".

6. Cari 'network.http.max-persistent-connections-per-server", double klik dan masukan nilai "8".

7. Doube klik pada "network.http.pipelining " menjadi "true".

8. Cari "network.http.pipelining.maxrequests", double klik dan masukan nilai "100".

9. Double klik pada "network.http.proxy.pipelining" menjadi "true".

10. Langkah terakhir, klik kanan dimana saja pilih :

New >> interger >> lalu tulis "nglayout.initialpaint.delay" (tanpa tanda petik"). Kemudian masukan nilai "0".

11. Restart Mozilla..

Rabu, 22 Desember 2010

Fast Solution Januari 2011






Tanya :

Aku mau menanyakan metode jembatan Wheatstone yang aku ga jelas. Nie ada soalnya..
Thanks..

Bila R 1 = R5 = 3 ohm, dan  R 3 = 5 ohm serta R2 = R4 = 4 ohm hitunglah hambatan totalnya


Erik Giovani, SMA SS Semarang


Jawab :




Jembatan wheatstone terdiri dari empat hambatan listrik tersusun segi empat dan Galvanometer.
·         R1 dan R2 biasanya diketahui besarnya.
·         R3 = hambatan yang dapat diatur besarnya sehingga tidak ada arus yang mengalir lewat rangkaian B-C-G (Galvanometer).
·         RX = hambatan  yang akan diukur besarnya.
Bila arus yang lewat G = 0, maka :
RX . R2 = R1 . R3
Selengkapnya Klik di sini

Jumat, 26 November 2010

Humor Kakek

Suatu hari ada seorang kakek pergi ke toko kelontong untuk membeli RINSO
. Penjaga warung tersebut adalah seorang anak muda yang biasa dipanggil Cucu oleh si Kakek
Kakek : Cu, kakek beli RINSOnya 1 bungkus
Cucu : RINSO 1 bungkus ya Kek?
Kakek : iya Cu…
Cucu : Tumben Kakek beli RINSO, Kakek mau mencuci pakaian ya?
Kakek : Nggak Cu…
Cucu : Lho…terus mau dipake apa Kek?
Kakek : Buat nyuci kucing Kakek. Kucing Kakek banyak kutunya…
Cucu : Lho Kek….kucing kok dicuci pake RINSO, ntar kalo kucingnya mati gimana?
Kakek : Nggak lah Cu….kucing teman Kakek juga di cuci pake RINSO, hasilnya bersih dan bebas kutu..
Cucu : ya sudaaah…kalo begitu, ini RINSOnya ( kata Cucu sambil memberikan RINSO 1 bungkus ke apa Kakek )
Selang 1 minggu kemudian Sang Kakek kembali ke toko kelontong Si Cucu untuk membeli kebutuhan rumah tannga. Ingat akan kucing Sang kakek, Cucu menanyakannya kepada Sang Kakek.
Cucu : Kek, gimana kucingnya?
Kakek : Aduh Cu….kucing Kakek mati
Cucu : Nah…kakek sih…dibilangin gak percaya. Masak kucing dicuci pake RINSO…emangnya baju.
Kakek : Bukan begitu Cu…kucing Kakek mati bukan karena Kakek cuci pake RINSO. Kucing Kakek mati karana… Kakek peras….
Cucu : ????????!!!!!

Kamis, 25 November 2010

38. Fast Solution Desember 10

Tanya :

Pak materi semesteran Fisikanya Gimana Pak...? jangan sulit2 dong Pak
Thanks ea..

Anagh 12 Grafika Ps
Jawab :

Ada pembagian tugas yang membua soal fisika kelas 12 ps Bu Ermin.... Fisika ga sulit kalau konsep2nya dikuasai dengan benar. Siswa harus mampu merangkai konsep2 itu dalam penalarannya. Berikut contoh penyelesaian soal mid semester kemarin dan beberapa soal lainnya.

1.       Dua muatan listrik masing-masing sebesar + 40 µC dan -50 µC, berjarak 2 m satu sama lain . Hitung besar gaya elektrostatik antara kedua muatan tersebut!

Sabtu, 13 November 2010

Maglev : Magnetic Levitation

Few questions if anyone can answer. Must the track only be built to withstand the pressure generated from the repelling magnetic field on either side of the train, and no need for strength to support it (it is levitated), if this is so, and it was going on a very thin bridge and a power failure occured, it would fall to the tracks...disaster ensues?
the answer is no, while the magnets levitate the train up, the weight if the train will push (or pull technically) the magnets down to the earth.
Riding Japan's Superconducting Maglev "Linear Motor Car" Train at 502 kilometers/hour on a beautiful day at JR Railway Technical Research Institute's Yamanashi Maglev Test Line. This was shot with a JVC Everio GZ-MC500 3CCD hard disk drive camcorder. The length is 6 minutes and 11 seconds. Courtesy of Harvard Club of Japan and Central Japan Railway Company
JR-Maglev is a magnetic levitation train system developed by the Central Japan Railway Company and Railway Technical Research Institute (association of Japan Railways Group). JR-Maglev MLX01 is one of the latest designs of a series of Maglev trains in development in Japan since the 1960s. On December 2, 2003, a three-car train set attained a maximum speed of 581 km/h (361 mph) (world speed record for railed vehicles) in a manned vehicle run.

Rabu, 13 Oktober 2010

MADU

Madu kaya nutrisi, multimanfaat, dan tidak mempunyai efek samping. Madu mengandung berbagai macam jenis vitamin, mineral, enzim, antioksidan, dan antibakteri. Manfaat madu : 1. Minuman yang menyehatkan & meningkatkan stamina tubuh. 2. Meningkatkan kesuburan. 3. Mengurangi stress 4. Meningkatkan haemoglobin & membersihkan darah (eritrosit, lekosit & trombosit ). 5. Mencegah dan mengobati kerusakan hati (madu memberi energi untuk hati). 6. Antibakterial dan meredakan radang (sinusitis, flu, demam, mual, saluran kemih, pencernaan, batuk, bronchitis, radang tenggorokkan, radang sendi, sakit gigi, jerawat, dan asma). 7. Mengobati luka (madu mampu mempercepat pembentukan sel baru penutup luka). 8. Baik untuk kulit (melembabkan, menyehatkan kulit, mengencangkan kulit, mencegah dehidrasi, dan mengurangi kerontokan rambut). 9. Mengatasi dan mengurangi alergi tubuh. 10. Mengembalikan kesadaran setelah mabuk (alkohol atau obat). 11. Mengatasi sembelit (susah buang air besar; campurkan madu ke dalam jus buah). 12. Mengatasi perut mulas dan mual. 13. Mengurangi kolesterol darah. 14. Menurunkan berat badan (campurkan sesendok madu dan sedikit kayu manis ke segelas air hangat; minum setengah jam sebelum makan pagi). 15. Mengurangi keluhan dan gejala penyakit kanker. 16. Mengatasi kelelahan (madu mengandung energi tinggi). 17. Mengatasi bau nafas (berkumur dengan campuran sesendok madu dan sedikit kayu manis ke segelas air hangat setiap pagi). 18. Meningkatkan kemampuan indra pendengaran.

Selasa, 05 Oktober 2010

TATA TERTIB PESERTA OSTN 2010 PROVINSI JAWA TENGAH


PESERTA HARUS :
1.     Mengikuti rangkaian acara tes Tingkat Propinsi pada tanggal 8 dan 9 Oktober 2010 mulai jam 07.30 WIB s/d selesai.
2.     Mengetahui dengan pasti tempat tes Tingkat Propinsi ( Untuk tes teori sesi I dan sesi II pada tanggal 8 Agustus 2010 di Gd. Prof. Soedarto SH. Kampus Undip Tembalang dan di FMIPA Kampus Undip Tembalang untuk tes teori sesi III dan tes praktek pada tanggal 9 Oktober 2010).
3.     Melakukan registrasi ulang dan menandatangani Daftar Hadir yang telah disediakan.
4.     Berpakaian yang rapi dan sopan, Baju Putih lengan panjang tanpa identitas, bawahan seragam abu-abu (TIDAK menggunakan sandal dan kaos oblong).  Membawa pakaian praktikum yang harus dikenakan pada saat tes praktek  untuk bidang Biologi dan Kimia.
5.     Setiap peserta diharuskan menyiapkan dan membawa perlengkapan alat tulis (pensil, bolpoint, eraser dan papan alas tulis).
6.     Selama tes berlangsung, peserta dilarang saling meminjamkan perlengkapan tes antar sesama peserta, dan dilarang menghidupkan hand phone.
7.     Peserta TIDAK boleh menggunakan kalkulator pada saat tes kecuali jika diperbolehkan pada petunjuk pengerjaan soal / praktikum.
8.     Selama tes berlangsung, peserta dilarang bercakap-cakap, bekerja sama, dan dilarang makan di dalam ruang  tes.
9.     Peserta tidak boleh keluar tempat ujian untuk keperluan tertentu (misalnya ke toilet) kecuali sudah mendapat ijin dari Panitia / Pengawas tes.
10.                        Peserta hanya boleh meninggalkan ruang tes jika telah diijinkan oleh Panitia / Pengawas tes.
Demikian  ketentuan ini dibuat untuk dipatuhi, selamat berkompetisi semoga sukses.


                                                                                                Semarang, 29 September 2010
                                                                                                            PANITIA OSTN 2010

Senin, 20 September 2010

Nasib Buruk Para Penghina Nabi

Menghina Rasulullah sallallahu 'alaihi wasallam tidaklah seperti menghina salah seorang dari kaum muslimin. Beliau adalah makhluk pilihan Allah yang dimuliakan dengan risalah dan akhlak yang terpuji. Maka, penghinaan terhadap beliau merupakan penghinaan terhadap Allah Subhanahu wa Ta'ala. Allah telah menjanjikan siksa yang pedih di dunia dan akhirat bagi orang-orang yang menghina Allah, Agama-Nya, dan para utusan-Nya. Orang-orang yang telah menghina para utusan Allah terdahulu menjadi bukti akan ancaman Allah ini.
Kaum Nabi Nuh 'alaihis salam telah menghina utusan Allah kepada mereka. Lalu Allah menghancurkan mereka dengan menenggelamkan mereka di dunia. Sedangkan di akhirat, mereka akan mendapatkan adzab yang lebih pedih. "Maka mereka mendustakan Nuh, kemudian Kami selamatkan dia dan orang-orang yang bersamanya dalam bahtera, dan Kami tenggelamkan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Sesungguhnya mereka adalah kaum yang buta (mata hatinya)." (QS. Al-A'raf: 64)

Hukum Bunuh Bagi Penghina Nabi


Sekali lagi, menghina Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tidak seperti menghina manusia lainnya. Menghina beliau sama saja dengan menghina Allah sebagai Dzat yang mengutusnya, berarti juga menghina Islam yang dengannya dia diutus. Jika demikian, wajarkah apabila umat Islam bangkit berdiri memprotes dan melawan para pencela Nabi shallallahu 'alaihi wasallam.
Allah Ta'ala berfirman:
وَإِنْ نَكَثُوا أَيْمَانَهُمْ مِنْ بَعْدِ عَهْدِهِمْ وَطَعَنُوا فِي دِينِكُمْ فَقَاتِلُوا أَئِمَّةَ الْكُفْرِ إِنَّهُمْ لَا أَيْمَانَ لَهُمْ لَعَلَّهُمْ يَنْتَهُونَ
"Jika mereka merusak sumpah (janji)-nya sesudah mereka berjanji, dan mereka mencerca agamamu, maka perangilah pemimpin-pemimpin orang-orang kafir itu, karena sesungguhnya mereka itu adalah orang-orang (yang tidak dapat dipegang) janjinya, agar supaya mereka berhenti." (QS. At-Taubah: 12)
Dalam ayat di atas, Allah menyebut orang yang mencerca agama sebagai gembong kekafiran. Tentu saja predikat ini lebih buruk dari sekedar kekafiran belaka. Karenanya, sebagian ulama menjadikan ayat di atas sebagai dalil untuk menyatakan wajibnya membunuh setiap orang yang mencaci agama.
Ibnu Katsir rahimahullah menyatakan dalam tafsirnya, "dari ayat ini diambil dasar hujjah (argumentasi) untuk membunuh orang yang mencerca Rasul shallallahu 'alaihi wasallam, atau orang yang mencerca agama Islam atau mencelanya."

Tidak Ada Maaf bagi Penghina Rasul

Vonis mati penghina Rasul
Mencela, mengolok-olok, mencaci-maki, ataupun merendahkan martabat Rasulullah saw., dalam terminologi fikih Islam dikenal dengan istilah sabba ar-Rasûl atau syatama ar-Rasûl. Untuk mengetahui lebih lanjut kata-kata atau kalimat-kalimat seperti apa yang terkategori sabba ar-Rasûl, ada baiknya kita menyimak deskripsi tentang sabba ar-Rasul itu. Ibn Taimiyah, dalam kitabnya, ash-Shârim al-Maslûl ‘alâ Syâtimi ar-Rasûl, menerangkan tentang batasan orang-orang yang menghujat Nabi saw., yaitu: katat-kata (lafadz) yang bertujuan untuk menyalahkan, merendahkan martabatnya, melaknat, menjelek-jelekkan, menuduh Rasulullah saw. tidak adil, meremehkan, serta mengolok-olok Rasulullah saw. (Ibn Taimiyah, ash-Shârim al-Maslûl ‘alâ Syâtimi ar-Rasûl, hlm. 528). Di dalam kitab tersebut juga beliau menukil pendapat Qadhi Iyadh tentang berbagai macam hujatan kepada Nabi saw. Dijelaskan demikian: Orang-orang yang menghujat Rasulullah saw. adalah orang-orang yang mencela, mencari-cari kesalahan, menganggap pada diri Rasulullah saw. ada kekurangan, serta mencela nasab (keturunan) dan pelaksanaan agamanya; juga menjelek-jelekkan salah satu sifatnya yang mulia; menentang atau mensejajarkan Rasulullah saw. dengan orang lain dengan niat untuk mencela, menghina, mengecilkan, menjelek-jelekkan, dan mencari-cari kesalahannya. Orang tersebut adalah orang yang telah menghujat Rasulullah saw. Orang semacam ini harus dibunuh. (Ibidem, hlm. 531).

Hukum Mencela Nabi Muhammad


Pengertian Menghina

Kata menghina dalam bahasa Indonesia memiliki banyak sinonim antara
lain:
1. Mencela.
2. Mencaci semakna dengan mencela, mencerca, mencemooh dan menista.
3. Merendahkan, meremehkan dan menghinakan.
4. Mengolok-olok, yaitu mengejek atau mempermainkan dengan perkataan.

Sedang dalam bahasa Arab terdapat beberapa istilah yaitu:
1. Istihza' dan sukhriyah (adalah pelecehan dan penghinaan dalam
bentuk olok-olokan dan kelakar.
2. Laumah (mencela, mencerca).
3. As-Sabbu atau siba dan satam (mencaci).
4. Al-Lamzu (mengumpat dan menampakkan aib).

Penghinaan dan ejekan adalah salah satu kebiasaan yang dilakukan oleh
orang kafir terhadap para utusan Allah. Dan hampir tidak ada seorang
rasul-pun yang datang kepada kaumnya yang kafir kecuali akan merasakan
ejekan dan penghinaan ini. Oleh karena itu, Allah Ta'ala banyak
menyuruh Rasul-Nya Shallallahu 'Alaihi Wasallam untuk bersabar dalam
menghadapi ejekan kaumnya. Dia menghibur Rasul-Nya Shallallahu 'Alaihi
Wasallam dengan menurunkan ayat yang menerangkan keadaan para rasul
sebelum beliau dan keadaan orang-orang yang mendustakan mereka. Allah
Ta'ala berfirman:

"Dan sungguh telah diperolok-olokkan beberapa rasul sebelum kamu,
maka turunlah kepada orang-orang yang mencemoohkan di antara mereka
balasan (azab) olok-olokan mereka."

— QS. Al-An'am: 10

Minggu, 05 September 2010

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 53 TAHUN 2010 TENTANG DISIPLIN PEGAWAI NEGERI SIPIL

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 1980 tentang Peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil sudah tidak sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan keadaan; b. bahwa dalam rangka melaksanakan ketentuan Pasal 30 Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-Pokok Kepegawaian, perlu mengganti Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 1980 tentang Peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil; c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan Pemerintah tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil; Mengingat : 1. Pasal 5 ayat (2) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945; 2. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok- Pokok Kepegawaian (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1974 Nomor 55, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3041) sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 169, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3890); MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN PEMERINTAH TENTANG DISIPLIN PEGAWAI NEGERI SIPIL.
BAB I KETENTUAN UMUM 
Pasal 1 Dalam Peraturan Pemerintah ini yang dimaksud dengan: 1. Disiplin Pegawai Negeri Sipil adalah kesanggupan Pegawai Negeri Sipil untuk menaati kewajiban dan menghindari larangan yang ditentukan dalam peraturan perundang-undangan dan/atau peraturan kedinasan yang apabila tidak ditaati atau dilanggar dijatuhi hukuman disiplin. 2. Pegawai Negeri Sipil yang selanjutnya disingkat PNS adalah PNS Pusat dan PNS Daerah. 3. Pelanggaran disiplin adalah setiap ucapan, tulisan, atau perbuatan PNS yang tidak menaati kewajiban dan/atau melanggar larangan ketentuan disiplin PNS, baik yang dilakukan di dalam maupun di luar jam kerja. 4. Hukuman disiplin adalah hukuman yang dijatuhkan kepada PNS karena melanggar peraturan disiplin PNS. 5. Pejabat Pembina Kepegawaian Pusat, Pejabat Pembina Kepegawaian Daerah Provinsi, dan Pejabat Pembina Kepegawaian Daerah Kabupaten/Kota adalah sebagaimana dimaksud dalam peraturan perundang-undangan yang mengatur wewenang pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian PNS. 6. Upaya administratif adalah prosedur yang dapat ditempuh oleh PNS yang tidak puas terhadap hukuman disiplin yang dijatuhkan kepadanya berupa keberatan atau banding administratif. 7. Keberatan adalah upaya administratif yang dapat ditempuh oleh PNS yang tidak puas terhadap hukuman disiplin yang dijatuhkan oleh pejabat yang berwenang menghukum kepada atasan pejabat yang berwenang menghukum. 8. Banding administratif adalah upaya administrative yang dapat ditempuh oleh PNS yang tidak puas terhadap hukuman disiplin berupa pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau pemberhentian tidak dengan hormat sebagai PNS yang dijatuhkan oleh pejabat yang berwenang menghukum, kepada Badan Pertimbangan Kepegawaian. Pasal 2 Ketentuan Peraturan Pemerintah ini berlaku juga bagi calon PNS.
BAB II KEWAJIBAN DAN LARANGAN 
Bagian Kesatu Kewajiban Pasal 3 Setiap PNS wajib: 1. mengucapkan sumpah/janji PNS; 2. mengucapkan sumpah/janji jabatan; 3. setia dan taat sepenuhnya kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Pemerintah; 4. menaati segala ketentuan peraturan perundangundangan; 5. melaksanakan tugas kedinasan yang dipercayakan kepada PNS dengan penuh pengabdian, kesadaran, dan tanggung jawab; 6. menjunjung tinggi kehormatan negara, Pemerintah, dan martabat PNS; 7. mengutamakan kepentingan negara daripada kepentingan sendiri, seseorang, dan/atau golongan; 8. memegang rahasia jabatan yang menurut sifatnya atau menurut perintah harus dirahasiakan; 9. bekerja dengan jujur, tertib, cermat, dan bersemangat untuk kepentingan negara; 10. melaporkan dengan segera kepada atasannya apabila mengetahui ada hal yang dapat membahayakan atau merugikan negara atau Pemerintah terutama di bidang keamanan, keuangan, dan materiil; 11. masuk kerja dan menaati ketentuan jam kerja; 12. mencapai sasaran kerja pegawai yang ditetapkan; 13. menggunakan dan memelihara barang-barang milik negara dengan sebaik-baiknya; 14. memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada masyarakat; 15. membimbing bawahan dalam melaksanakan tugas; 16. memberikan kesempatan kepada bawahan untuk mengembangkan karier; dan 17. menaati peraturan kedinasan yang ditetapkan oleh pejabat yang berwenang. Bagian Kedua Larangan Pasal 4 Setiap PNS dilarang: 1. menyalahgunakan wewenang; 2. menjadi perantara untuk mendapatkan keuntungan pribadi dan/atau orang lain dengan menggunakan kewenangan orang lain; 3. tanpa izin Pemerintah menjadi pegawai atau bekerja untuk negara lain dan/atau lembaga atau organisasi internasional; 4. bekerja pada perusahaan asing, konsultan asing, atau lembaga swadaya masyarakat asing; 5. memiliki, menjual, membeli, menggadaikan, menyewakan, atau meminjamkan barang-barang baik bergerak atau tidak bergerak, dokumen atau surat berharga milik negara secara tidak sah; 6. melakukan kegiatan bersama dengan atasan, teman sejawat, bawahan, atau orang lain di dalam maupun di luar lingkungan kerjanya dengan tujuan untuk keuntungan pribadi, golongan, atau pihak lain, yang secara langsung atau tidak langsung merugikan negara; 7. memberi atau menyanggupi akan memberi sesuatu kepada siapapun baik secara langsung atau tidak langsung dan dengan dalih apapun untuk diangkat dalam jabatan; 8. menerima hadiah atau suatu pemberian apa saja dari siapapun juga yang berhubungan dengan jabatan dan/atau pekerjaannya; 9. bertindak sewenang-wenang terhadap bawahannya; 10. melakukan suatu tindakan atau tidak melakukan suatu tindakan yang dapat menghalangi atau mempersulit salah satu pihak yang dilayani sehingga mengakibatkan kerugian bagi yang dilayani; 11. menghalangi berjalannya tugas kedinasan; 12. memberikan dukungan kepada calon Presiden/Wakil Presiden, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, atau Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dengan cara: a. ikut serta sebagai pelaksana kampanye; b. menjadi peserta kampanye dengan menggunakan atribut partai atau atribut PNS; c. sebagai peserta kampanye dengan mengerahkan PNS lain; dan/atau d. sebagai peserta kampanye dengan menggunakan fasilitas negara; 13. memberikan dukungan kepada calon Presiden/Wakil Presiden dengan cara: a. membuat keputusan dan/atau tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon selama masa kampanye; dan/atau b. mengadakan kegiatan yang mengarah kepada keberpihakan terhadap pasangan calon yang menjadi peserta pemilu sebelum, selama, dan sesudah masa kampanye meliputi pertemuan, ajakan, himbauan, seruan, atau pemberian barang kepada PNS dalam lingkungan unit kerjanya, anggota keluarga, dan masyarakat; 14. memberikan dukungan kepada calon anggota Dewan Perwakilan Daerah atau calon Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah dengan cara memberikan surat dukungan disertai foto kopi Kartu Tanda Penduduk atau Surat Keterangan Tanda Penduduk sesuai peraturan perundangundangan; dan 15. memberikan dukungan kepada calon Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah, dengan cara: a. terlibat dalam kegiatan kampanye untuk mendukung calon Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah; b. menggunakan fasilitas yang terkait dengan jabatan dalam kegiatan kampanye; c. membuat keputusan dan/atau tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon selama masa kampanye; dan/atau d. mengadakan kegiatan yang mengarah kepada keberpihakan terhadap pasangan calon yang menjadi peserta pemilu sebelum, selama, dan sesudah masa kampanye meliputi pertemuan, ajakan, himbauan, seruan, atau pemberian barang kepada PNS dalam lingkungan unit kerjanya, anggota keluarga, dan masyarakat.

Kamis, 02 September 2010

MODEL- MODEL PEMBELAJARAN


1. Kooperatif (CL, Cooperative Learning).
Pembelajaran kooperatif sesuai dengan fitrah manusia sebagai makhluk sosial yang penuh ketergantungan dengan otrng lain, mempunyai tujuan dan tanggung jawab bersama, pembagian tugas, dan rasa senasib. Dengan memanfaatkan kenyatan itu, belajar berkelompok secara kooperatif, siswa dilatih dan dibiasakan untuk saling berbagi (sharing) pengetahuan, pengalaman, tugas, tanggung jawab. Saling membantu dan berlatih berinteraksi-komunikasi-sosialisasi karena kooperatif adalah miniatur dari hidup bermasyarakat, dan belajar menyadari kekurangan dan kelebihan masing-masing.
Jadi model pembelajaran kooperatif adalah kegiatan pembelajaran dengan cara berkelompok untuk bekerja sama saling membantu mengkontruksi konsep, menyelesaikan persoalan, atau inkuiri. Menurut teori dan pengalaman agar kelompok kohesif (kompak-partisipatif), tiap anggota kelompok terdiri dari 4 – 5 orang, siswa heterogen (kemampuan, gender, karekter), ada control dan fasilitasi, dan meminta tanggung jawab hasil kelompok berupa laporan atau presentasi.
Sintaks pembelajaran kooperatif adalah informasi, pengarahan-strategi, membentuk kelompok heterogen, kerja kelompok, presentasi hasil kelompok, dan pelaporan.

Rabu, 01 September 2010

PHYSICAL PRINCIPLES OF ULTRASOUND

ULTRASOUND AS A WAVE

Sound is propagated through a medium (e.g. air) as a mechanical vibration of the particles of that medium and in simple terms may be categorised by its loudness and pitch or frequency. “Ultra” means beyond, ultrasound is sound with a frequency beyond that of human perception (i.e. >20 kHz), and has the same physical properties as “audio” sound. Most clinical diagnostic applications of ultrasound employ frequencies in the range 2 - 10 MHz.

Ultrasonic energy travels through a medium in the form of a wave. Although a number of different wave modes are possible, in almost all diagnostic applications, ultrasound propagates in the form of a longitudinal wave, where the particles of the medium oscillate in the direction of propagation of the sound. Energy is transferred through the medium in a direction parallel to that of the oscillations of the particles. The particles themselves do not move through the medium. They simply vibrate to and fro about their mean position.

The vibrations of individual particles may be complex For simplicity consider the movement of a single particle excited by pure sinusoidal continuous wave.

The graph above shows the displacement of the particle about its mean position plotted against time. The time taken to execute one complete cycle, T, is called the period. The maximum displacement, a, is known as the amplitude. If the frequency of the wave is f (Hz) i.e. it executes f complete cycles per second. The time taken to execute one complete cycle, T, is given by

Period = 1/f seconds

Selasa, 31 Agustus 2010

Turut Menyebarkan Info

Biismillahirrohmanirrohiim,..
Assalamu'alaikum ,.Warahmatullahi,.Wabarakatuh,..

Ikhwa fiddina Rahimakumullah :
Pemberitahuan ini di tujukan kpd Umat Islam yang Insya Allah Di Rahmati Allah,.. Amiin YA Rabb !!!!

Hati-Hati Jika Membeli Al-Qur'an Yang Di Catat Dalam EDISI TERBARU
Sebab Ada 4 ( Empat ) Surat Palsu Yang Ciptaan Kaum
KAUM KAFIR LAKNATULLAH : adapun Surat itu Adalah :

1 ) Surat Al-Imam
2 ) Surat Al-Wasaya
3 ) Surat Al-Tasajud
4 ) Surat Al-Muslimin

Dan Jangan Sekali-kali Buka Situs :
( www.the Qur'an.com ) => ( fatherzakaria )
Semua itu adalah PALSU,.Sebarkanlah kepada saudara" Muslim kita
( sebanyak Mungkin ) dimanapun mereka berada,.Dan kalau Bisa sebarkanlah melalui SMS ( HP ) kepada Teman" Anda,.Jangan Takut jika Anda Kehabisan Pulsa ,.Insya Allah Akan di Gantikan Dengan Rizky
yang Berlipat Dari Allah,..

Jangan Tunggu Lama" utk Menyebarkan-nya !!! Allahu Akbar 3 x

Aturan RSBI Segera Diuji Publik

TEMPO Interaktif, Jakarta - Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh menyatakan peraturan menteri tentang Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional segera masuk tahap uji publik. "Satu dua hari ini draft (konsep) harus rampung, tapi saat ini belum jadi, kemudian ada uji publik yang ndak mungkin selesai dalam 1,2 hari," katanya usai berbuka puasa bersama di Kementerian Pendidikan Nasional, Senin 30 Agustus 2010.
Kementerian menyediakan waktu uji publik selama satu bulan dengan mengunggah draft sementera Rintisan Sekolah Bertaraf Intenasional di laman www.kemdiknas.go.id. "Semua orang dalam uji publik berhak mengkritisi, baik orang tua maupun lembaga swadaya masyarakat," paparnya.

Usai uji publik, peraturan tersebut akan dikonsepkan kembali dalam proses diskusi kelompok (focus group discussion). " Habis itu kami bentuk FGD, dari situ dirumuskan kebijakannya, sehingga bisa jadi akhir Oktober," Nuh menambahkan.

Pihaknya berjanji, kebijakan baru terhadap sekolah berlabel internasional ini rampung tahun ini. "Yang penting siswa baru di sekolah rintisan internasional pada 2011, sudah ready (dengan aturan baru)" ujar Nuh.

Sabtu, 21 Agustus 2010

LOMBA GURU BERPRESTASI DI BIDANG PEMBELAJARAN MANDIRI BERBANTUAN KOMPUTER UNTUK SISWA JENJANG TK/RA, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, DAN SMK/MAK TAHUN 2010

Rasional

Media adalah sebuah alat yang mempunyai fungsi menyampaikan pesan (Bovee, 1997). Media pembelajaran adalah sebuat alat yang berfungsi menyampaikan pesan pembelajaran. Pembelajaran adalah sebuah proses komunikasi antara pembelajar, pengajar dan bahan ajar. Komunikasi tidak akan berjalan tanpa bantuan sarana penyampai pesan atau media.

Bentuk-bentuk stimuIus bisa dipergunakan sebagai media diantaranya adalah hubungan atau interaksi manusia, realita gambar bergerak atau tidak, tulisan dan suara yang direkam. Kelima bentuk stimulus ini akan membantu pembelajar mempelajari bahasa asing. Namun demikian tidaklah mudah mendapatkan kelima bentuk itu dalam satu waktu atau tempat.

Teknologi komputer adalah sebuah penemuan yang memungkinkan menghadirkan beberapa atau semua bentuk stimulus di atas sehingga pembelajaran bahasa asing akan lebih optimal. Namun demikian masalah yang timbul tidak semudah yang dibayangkan. Pengajar adalah orang yang mempunyai kemampuan untuk merealisasikan kelima bentuk stimulus tersebut dalam bentuk pembelajaran. Namun kebanyakan pengajar tidak mempunyai kemampuan untuk menghadirkan kelima stimulus itu dengan program komputer sedangkan pemrogram komputer tidak menguasai metode pembelajaran.

Jalan keluarnya adalah merealisasikan stimulus-stimulus itu dalam program komputer dengan menggunakan piranti lunak yang mudah dipelajari sehingga dengan demikian para pengajar akan dengan mudah merealisasikan ide-ide pengajarannya.

Kamis, 12 Agustus 2010

Khutbah Terakhir Rasulullah SAW

(Lembah Uranah, Arafat, 9 Dzulhijjah, 10 H)

Wahai manusia, dengarkanlah dengan sungguh-sungguh, karena aku tidak tahu apakah setelah tahun ini, aku masih akan berada di antara kalian.
Karena itu dengarkanlah dengan seksama apa yang akan kusampaikan, dan sampaikan kata-kata ini kepada orang-orang yang tidak dapat hadir di sini hari ini.

Wahai manusia, sama seperti kamu menganggap bulan ini, hari ini, dan tempat ini sebagai suci, perlakukanlah hidup dan harta setiap muslim sebagai hal yang suci.